Lautan Putih dalam Aksi Gerakan Menutup Aurat

IMG-20160215-WA0034

Jika di berbagai tempat banyak acara Valentine’s Day digelar, apa yang dilakukan ratusan anak muda ini sungguh menarik. Tepat pada hari Ahad, (14/02) Aksi Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2006 dilaksanakan di pusat Car Free Day, Jalan Slamet Riyadi, Solo. GEMAR2016 merupakan gerakan Internasional yang digagas sejak tahun 2012 oleh Teacher Working Group (TWG) dengan koordinator saat itu adalah Herry Nurdi. Tahun ini, Jarmusnas FSLDK Indonesia mengabadikan moment 14 Februari dengan tema Aksi Gerakan Menutup Aurat yang dilakukan serentak secara nasional. Kemeriahan aksi kali ini menggandeng beberapa komunitas dan lembaga, diantaranya adalah ratusan mahasiswa dan pelajar dari FSLDK Soloraya, KAMMI Soloraya, GK Soloraya, dan FAROIS. Selain itu, aksi bekerjasama dengan Muslim Designer Community (MDC) Chapter Solo dan Melangkah Dengan Sedekah (MDS) Solo.

Peserta Aksi GEMAR mengenakan dresscode merah putih dengan dominasi warna putih membuat jalan Slamet Riyadi tampak seperti lautan putih. Tak sedikit yang tertarik menyaksikan Aksi GEMAR yang bertujuan untuk mengajak seluruh muslim menjalankan syari’at dengan menutup aurat. Peserta aksi ini dibagi menjadi 2 tim. Tim longmarch dan tim stand.

Longmarch dimulai sekitar pukul 07.15 WIB dipimpin oleh koordinator aksi Titis Sekti Wijayanti, perwakilan dari KAMMI Daerah. Titik awal Longmarch adalah dari depan Bank Mandiri Sriwedari sampai dengan Ngarsopuro, kemudian kembali lagi ke depan Bank Mandiri. Selama longmarch, terdapat orasi beberapa perwakilan lembaga, diantaranya Puskomda FSLDK Soloraya yang diwakili oleh Koordinator Umum, Nugroho Sunu.

Nugroho menyampaikan bahwa “Jilbab itu bukan menutupi kecantikanmu, tapi justru itulah yang akan melindungi kecantikan dan menjaga kehormatanmu. Jangan ada lagi alasan untuk bilang pakai kerudung itu panas, pakai celana panjang itu gerah, dll. Teman-teman, tentu kita tahu bahwa api neraka jauh lebih panas dari yang kau rasakan itu. Maka tutuplah auratmu, pakailah hijabmu, jagalah dirimu, karena itulah jalan ke surga bagimu”.

Selain longmarch, mereka juga mendirikan stand untuk Jilbab Challenges. Yaitu ajakan kepada para muslimah yang ingin mendapatkan jilbab atau baju gratis dengan menerima tantangan  terlebih dahulu. Tantangannya adalah bersedia untuk memakai jilbab yang dipilih di tempat, kemudian memberikan testimoni atas perasaan mereka ketika berjilbab. Setelah itu, mereka baru boleh membawa jilbab atau baju secara cuma-cuma. Tidak hanya jilbab dan baju saja, mereka juga membagikan bros dan kaos kaki gratis.

Alhamdulillaah, masyarakat sekitar sangat antusias dengan acara ini dan sangat mengapresiasi aksi ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang mendatangi stand dan menerima tantangan tersebut.
“Sampai detik ini tanpa kita sadari Indonesia masih terjajah. Para penjajah saat ini bisa kita sebut The New Colonialism. Mereka menjajah tidak lagi menggunakan seragam militer, tidak juga dengan pengerahan senjata. Tapi mereka saat ini menjajah dengan pemikiran dan ideologi. Salah satu yang diserang adalah nilai luhur budaya masyarakat Indonesia. Kita bisa lihat kiblat remaja saat ini dalam berpakaian. Maka dari itu, demi menjaga eksistensi budaya negara kita, menjaga kehormatan dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial kita, mari bersama menyukseskan Gerakan Menutup Aurat. Karena sejatinya menutup aurat itu wajib bagi umat muslim dan sangat banyak manfaatnya,” Orasi dari Ketua KAMMI Daerah Solo, Lutfi menutup aksi GEMAR.

Menutup aurat adalah kewajiban yang tidak bisa kau tawar tawar. Tunggu apa lagi, tutup auratmu sebelum orang lain yang menutupkan auratmu.
————————-
Sumber: Puskomda FSLDK Soloraya

Aksi ini diikuti oleh:
LDK (Lembaga Dakwah Kampus) se-Soloraya
KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) se-Soloraya
Muslim Designer Community (MDC)
GK (Garuda Keadilan) Soloraya
Farois (Forum Rohani Islam)
Rohis SMAN6Surakarta
Melangkah Dengan Sedekah (MDS)

#GemarSolo2016
#Gemar2016
#YukBerjilbabSyari

You may also like...

4 Responses

  1. Hamba Allah says:

    Salut nih buat adik-adik… teruskan ya…

  2. Afifah Afra says:

    Senang melihat adik-adik penuh semangat tebar kebaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *