Mengenal Hemoroid (Ambeien)

hemorrhoids
Istilah wasir atau ambeien mungkin lebih dikenal masyarakat dibanding hemoroid. Wasir berasal dari bahasa hindi, sedang ambeien berasal dari bahasa belanda. Hemoroid adalah istilah yang lazim dipakai kalangan medis, berasal dari bahasa Yunani yaitu haem (darah) dan rhoos (mengalir).

Hemoroid merupakan suatu benjolan di sekitar anus, di mana pada benjolan tersebut terdapat pembuluh darah balik (vena), otot dan jaringan ikat elastis. Perdarahan biasa terjadi saat mengejan ketika buang air besar dengan feses yang keras. Darah bercampur dengan feses (tinja) keluar dari anus, dan biasanya disertai dengan rasa nyeri.
Ada dua jenis hemoroid, yaitu hemoroid eksterna dan interna. Cukup mudah mendeteksi hemoroid eksterna, karena hemoroid jenis ini akan menonjol keluar. Hemoroid eksternal relatif tidak separah hemoroid internal, mungkin karena letaknya di bawah klep anus sehingga tidak mempengaruhi fungsi dari anus.

Sedangkan berdasarkan keparahannya, hemoroid interna terbagai menjadi 4 grade:
• Grade 1, terjadi perdarahan tetapi tidak ada tonjolan rektum
• Grade 2, terjadi tonjolan rektum tetapi bisa masuk kembali dengan sendirinya
• Grade 3, terjadi tonjolan rektum tetapi bisa masuk kembali dengan bantuan tangan
• Grade 4, terjadi tonjolan rektum disertai dengan bekuan darah dan tonjolan ini menutupi muara anus.

Bagaimana Mengobatinya?
Betulkah penderita hemoroid harus dioperasi? Jawabnya: tidak selalu! Operasi alias intervensi bedah hanya merupakan pilihan terakhir bila perubahan gaya hidup dan pengobatan tidak berhasil. Operasi biasanya diperlukan pada grade 3 atau 4. Adapun jika hemoroid belum sampai grade tersebut, dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan non bedah, hemoroid akan sembuh, meskipun benjolan mungkin tetap ada.

Apa yang harus dilakukan jika Anda menderita hemoroid?
1. Konsumsilah makanan berserat tinggi kurang lebih 30 gram/hari. Memakan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian sangat baik untuk melembutkan dan meningkatkan volume feses, sehingga perdarahan saat mengejan tak terjadi.
2. Banyak minum air putih, sehari minimal 8 gelas
3. Olahraga atau aktif bergerak akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah vena mencegah konstipasi (sulit buang air besar)
4. Cegah posisi duduk dan berdiri terlalu lama
5. Hindari mengejan
6. Jagalah daerah anal (sekitar anus) tetap bersih untuk menghindari infeksi dan iritasi
7. Jika timbul rasa nyeri dan bengkak, kompres air dingin sangat membantu mengatasi keluhan.
Semoga artikel ini bermanfaat. [US].

Ditulis oleh dr. Ahmad Supriyanto.

Sumber foto: www.drugs.com/health-guide/hemorrhoids.html

You may also like...

2 Responses

  1. Hamba Allah says:

    Aduuuh nyeri banget kalau kena penyakit ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *