Khatam 3x sebulan, mudahkah?

sumber foto: http://blog.wiemasen.com

sumber foto: http://blog.wiemasen.com

 

 

 

 

 

 

Ramadan 1437 H tahun ini telah berlalu. Gegap gempitanya telah usai. Banyak lompatan dan berbagai keluarbiasaan amal ibadah dapat terjadi pada bulan istimewa ini. Membaca Al-Qur’an, yang biasanya rata-rata 1 x khatam sebulan misalnya, pada bulan

Ramadan mampu 2x, 3x, bahkan 4x khatam. Ternyata bisa mengkhatamkan Al-Qur’an beberapa kali dalam sebulan. Kebiasaan ini tentu ada faktor kuat yang menyebabkannya. Ya, pahala Allah lah yang menjadi sumber pendorong seseorang untuk mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak-banyaknya. Pada bulan

Ramadan, semua amalan dilipatgandakan pahalanya, termasuk membaca Al-Qur’an. Karenanya, muslimin berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala itu dengan sungguh-sungguh.

Banyak cara yang dilakukan kaum muslimin untuk dapat mengkhatamkan Al-Qur’an 3x, atau mungkin lebih pada bulan Ramadan. Semestinya kegiatan mengkhatamkan Al-Qur’an yang lebih dari 1 kali ini tidak terhenti pada bulan Ramadhan. Akan tetapi, semangatnya tetap terbawa di luar bulan-bulan selanjutnya. Cara yang dianggap dapat mendorong pemiliknya untuk mengkhatamkan beberapa kali, pun tetap dilanjutkan setelah bulan Ramadan.

Berikut adalah tips mengkhatamkan Al-Qur’an 3x (atau lebih):

1. Meniatkan hati dengan berazam dengan sungguh-sungguh untuk dapat mengkhatamkan Al-Qur-an beberapa kali (misalnya 3x).

2. Menghitung dengan cermat waktu/hari yang dimiliki. Jika satu bulan 30 hari, waktu mengkhatamkan Al-Qur’an 1 kali adalah maksimal 10 hari. 1x khatam adalah menyelesaikan bacaan sebanyak 600 halaman, dengan asumsi: 1 juz rata-rata 20 hal sehingga 30 juz adalah 600 hal. Dengan demikian, per hari kita harus membaca Al-Qur’an sebanyak 60 halaman/ 3 juz. Jika dalam 1 hari tidak tercapai 3 juz, harus digantikan di hari yang lain.

3. Menggunakan mushaf Al-Qur’an secara tetap/tidak berganti-ganti. Seandainya terpaksa harus ganti, misalnya memakai ukuran yang lebih kecil untuk bepergian, maksimum penggantian hanya 1x. dalam membaca Al-Qur’an ini disarankan lebih baik memakai mushaf, bukan Al-Qur’an yang tersedia di gadget karena memakai mushaf lebih nyaman di mata dan tahan lama membacanya.

4. Tidur secepatnya setelah salat Isya’ jika tidak ada urusan yang sangat penting. Tidur antara 4-5 jam semalam dan segera bangun untuk salat malam dan tilawah. Tilawah pada malam hari ini harus dijadwalkan dengan benar-benar karena waktu yang sepi pada malam hari, hati dan pikiran lebih dapat berkonsentrasi. Berbeda dengan siang hari yang urusan kita sangat banyak.

5. Memberikan jeda/istirahat ketika tilawah setiap 1 juz atau 2 juz, kita usahakan berhenti untuk membaca karena mata sudah cukup lelah. Jeda bisa diisi dengan olahraga ringan, memejamkan mata beberapa menit, berbaring sebentar, melihat lihat hal-hal lain selain aktivitas tilawah, makan atau minum secukupnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi kelelahan pada mata dan badan. Kelelahan pada mata dapat mengakibatkan hal yang fatal, yaitu kekeliruan dalam membaca huruf-huruf ataupun harakat dalam Al-Qur’an.

6. Cari cara ketika semangat turun untuk bisa bangkit, misalnya membaca siroh Nabi, sahabat, atau pun orang-orang yang istiqomah dalam membaca ayat-ayat Allah.

Dengan membaca Al-Qur’an/tilawah hajat akan tersampaikan jika kita menjaga kesungguhan dan keistiqomahan. Dengan demikian, tidak ada kata susah untuk mengkhatamkan Al-Qur’an 3x atau lebih dalam sebulan.
Allahu’alam bisshowab.

Oleh: Ummi Entin

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *